Sayangi Keluarga, Inilah 6 Trik Mudah Berhenti Merokok Super Cepat


Jebrettt.com, Jakarta - Aktris Dian Sastro sedang menjadi perbincangan publik. Dalam sebuah foto yang diunggah akun gosip @ratu.gosip tampak Dian Sastro merokok dalam pesta perayaan ulang tahunnya. 
Foto tersebut mengundah komentar pro dan komentar dari netizen. Ini karena selama ini Dian Sastro dikenal publik sebagai penganut gaya hidup sehat. 
Merokok menjadi kebiasaan yang sangat umum, tapi juga sangat sulit dihentikan. Zat yang terdapat di dalam produk tembakau, dari aseton, tar, sampai nikotin dan karbon monoksida, tidak hanya mempengaruhi paru-paru Anda, tapi juga seluruh tubuh. 
Ada banyak cara untuk menghentikan kebiasaan merokok. Mengutip laman Norwoods, berikut ini lima langkah yang dilakukan untuk berhenti merokok. 
1. Tetapkan tanggal berhenti merokok
Pilih tanggal dalam dua minggu ke depan, jadi Anda punya cukup waktu untuk mempersiapkan diri tanpa kehilangan motivasi untuk berhenti. Jika Anda merokok di tempat kerja, berhentilah di akhir pekan, jadi Anda punya beberapa hari untuk menyesuaikan diri dengan perubahan itu.
2. Beri tahu keluarga, teman, dan rekan kerja bahwa Anda berencana berhenti merokok
Biarkan teman dan keluarga Anda mengerti rencana Anda untuk berhenti merokok, serta katakan bahwa Anda memerlukan dukungan dan dorongan untuk berhenti. Carilah teman yang ingin berhenti merokok juga supaya bisa saling membantu melewati masa-masa sulit dalam berhenti merokok.
3. Antisipasi tantangan yang akan Anda hadapi saat berhenti merokok
Kebanyakan orang yang mulai merokok lagi melakukannya dalam tiga bulan pertama. Anda dapat membantu diri Anda sendiri melalui persiapan menghadapi tantangan bersama, seperti dorongan fisik ingin mengkonsumsi nikotin atau merokok. 
4. Singkirkan rokok dan produk tembakau lainnya dari rumah, mobil, atau kantor
Buang semua rokok, korek api, asbak, atau benda lain yang berhubungan dengan tembakau. Cuci pakaian Anda dan bersihkan apa saja yang berbau rokok, seperti mobil dan perabotan lain.
5. Konsultasikan dengan dokter Ketergantungan tembakau adalah suatu kondisi yang sering membutuhkan perawatan berulang. Dokter Anda dapat memberi resep obat untuk membantu berhenti merokok. Untuk itu, dibutuhkan juga banyak perawatan  untuk berhenti merokok. Namun, jika Anda kesulitan menjalani pengobatan dengan dokter, Anda bisa pergi ke apotek untuk membeli beberapa pelega tenggorokan dan permen karet untuk membantu berhenti merokok.

6. Pakai Terapi NRT
Rokok merupakan salah satu pemicu masalah kesehatan yang dihadapi penduduk dunia. Kandungan nikotin dalam rokok diketahui berisiko timbulkan berbagai penyakit seperti jantung, stroke, kanker, impotensi, hingga infertilitas.
Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengurangi konsumsi rokok. Mulai dari penaikan harga jual hingga menciptakan berbagai alat bantu untuk tujuan tersebut. Dokter spesialis paru Agus Dwi Susanto menuturkan salah satu produk yang diciptakan untuk mengurangi ketergantungan terhadap tembakau adalah rokok elektrik.
Saat ini sudah beredar berbagai macam rokok elektrik. Generasi terbaru saat ini sedang menjadi primadona, yaitu vape. Rokok elektrik ini menggunakan sistem penguapan untuk menghasilkan asap putih seperti pada rokok konvensional. Vape juga dibuat lebih menarik dengan berbagai varian rasa.
“Pada awalnya rokok elektrik memang diciptakan untuk membantu perokok meninggalkan tembakau,” ujar Agus.
Sayangnya, kini rokok elektrik tidak lagi diimanfaatkan untuk membantu berhenti merokok, tetapi justru dikonsumsi sebagai alat baru untuk memasukkan nikotin ke dalam tubuh.
Agus menuturkan, untuk berhenti merokok sebenarnya dikenal istilah Nicotine Replacement Therapy(NRT) atau terapi pengganti nikotin. Rokok elektrik rendah nikotin termasuk dalam kategori ini. Jika benar-benar ingin memanfaatkan rokok elektrik untuk berhenti menghisap tembakau, Agus menjelaskan terdapat beberapa hal yang patut dipahami.
Pertama, penggunaannya harus sesuai dengan pengawasan tenaga medis. Agus mengatakan dosis nikotin pada terapi NRT harus diatur dari dosis maksimal hingga dosis terkecil. Selain itu, penggunaannya juga terbatas waktu.
“Biasanya terapi NRT sampai 3 bulan. Jadi kalau ada yang pakai rokok elektrik agar bisa berhenti merokok, harus dilihat pemakaiannya sampai berapa lama,” ujarnya.
Anggi Gayatri dan Arini Setyawati dari Departemen Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia bersama dengan Agus Dwi Susanto pernah melakukan penelitian terkait dengan pemanfaatan NRT. Dalam penelitian yang diterbitkan di jurnal Cermin Dunia Kedokteran (CDK) tersebut dijelaskan untuk bisa berhenti merokok diperlukan intervensi farmakologis dan konseling.
Salah satu terapi yang direkomendasikan adalah NRT atau pemberian nikotin bukan melalui rokok. NRT sendiri tersedia dalam beberapa bentuk mulai dari nikotin transdermal yang memanfaatkan jaringan kulit, permen karet, tablet hisap, tablet sublingual, inhaler, dan alat semprot.
Pada dasarnya, NRT bertujuan menggantikan nikotin yang sebelumnya diperoleh dari rokok. NRT bekerja dengan mengurangi gejala putus nikotin, mengurangi efek nikotin, dan memberikan efek yang sebelumnya didapatkan dari rokok.
Berbagai Sumber