Dikritik soal Sabuk Bermerek, AHY: Bukan dari Uang Rakyat


Malang: Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menanggapi kritikan warganet terkait sabuk bermerek ternama Louis Vuitton (LV) yang dia kenakan dalam poster kampanye sektor ekonomi kreatif dan kearifan lokal. 
"Saya orangnya apa adanya. Saya mengenakan apa yang saya miliki dan saya pikir itu tidak mengganggu atau menyakiti orang lain," katanya di Malang, Kamis, 21 Juni 2018.
Beberapa waktu yang lalu, warganet mempersoalkan poster kampanye sektor ekonomi kreatif dan kearifan lokal dengan foto AHY yang mengenakan sabuk mentereng Louis Vuitton.

Kritikan bermunculan pasalnya poster tersebut menyuarakan untuk menghargai kearifan lokal. Namun, dalam foto di poster, AHY justru menggunakan produk dari luar negeri.
"Bagi saya ini sah-sah saja karena ini tidak menggunakan uang rakyat dan menggunakan uang milik pribadi. Itu adalah hak setiap orang dan saya menghargai setiap orang lain yang memiliki gaya penampilan," ungkapnya.
Putra dari mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono ini mengaku lebih nyaman menjadi diri sendiri. Sebab, dia tak ingin menjadi sosok yang hanya berpura-pura demi meraih popularitas.
"Saya nyaman menjadi diri sendiri dibandingkan berpura-pura di depan kamera dan di depan publik demi popularitas. Karena itu akan menyakiti diri sendiri," tuturnya.
Suami dari Annisa Pohan ini menjelaskan poster tersebut bukan buatan dari pihak Partai Demokrat. Dia beranggapan poster tersebut dibuat oleh para simpatisan.
"Saya tidak menyalahkan. Mungkin niatnya baik, tapi mungkin ada sedikit keluar konteks. Biasa saja. Saya santai dan tidak merasa terganggu meskipun ramai dibicarakan," pungkasnya.