Terungkap, Inilah Silsilah Keluarga Prabowo dan Sandi Uno

Siapa tak kenal Prabowo Subianto? Sosoknya yang belakangan ini ramai diperbincangkan warga Indonesia karena sepak terjangnya di dunia Militer yang penuh prestasi. H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo lahir di Jakarta17 Oktober 1951; umur 66 tahun) adalah seorang pengusaha, politisi, dan mantan perwira TNI Angkatan Darat. Ia menempuh pendidikan dan jenjang karier militer selama 28 tahun sebelum berkecimpung dalam bisnis dan politik. Bersama Hatta Rajasa, ia maju sebagai calon Presiden Indonesia ke-7 dalam pemilihan umum presiden Indonesia 2014.



Lahir di Jakarta, masa kecil Prabowo sebagai putra begawan ekonomi Soemitro Djojohadikoesoemo banyak dilewatkan di luar negeri bersama orangtuanya. Minatnya pada dunia militer dipengaruhi figur paman Soebianto Djojohadikusumo yang gugur dalam Pertempuran Lengkong 1946. Masuk Akademi Militer Magelang pada tahun 1970 dan lulus pada tahun 1974 sebagai letnan dua, Prabowo mencatatkan diri sebagai komandan termuda saat mengikuti operasi Tim Nanggala di Timor Timur

Kariernya melejit setelah menjabat Wakil Detasemen Penanggulangan Teror Komando Pasukan Khusus (Kopassus) pada 1983. Merengkuh jabatan Komandan Kopassus pada 1995, selang setahun ia dipromosikan sebagai Komandan Jenderal Kopasus, memimpin operasi pembebasan sandera Mapenduma. Terakhir, ia bertugas sebagai Panglima Kostrad dua bulan sampai kejatuhan Presiden Soeharto pada Mei 1998.

Namun, tahukah Anda silsilah Prabowo dari mulai Kakek Buyutnya? Berikut informasi yang disajikan Redaksi



1. PRABOWO SUBIANTO
2. Soemitro Djojohadikusumo
3. Raden Mas Margono Djojohadikusumo
4. Raden Tumenggung Mangkuprojo
5. Raden Kartoatmojo
6. Raden Muhammad
7. Raden Tumenggung Kertanegara IV (Raden Tumenggung Banyakwide)- Panglima Laskar Diponegoro Wilayah Gowong Kedu
8. Raden Tumenggung Kertanegara III
9. Raden Tumenggung Kertanegara II
10. Raden Tumenggung Mangkuprodjo I (Patih Ndalem Kertasura)- Membangun Masjid Sokotunggal Kebumen 1722
11. Ngabehi Kertoyudho
12. Ngabehi Banyakwide (Kliwon Banyumas)
13. Raden Tumenggung Mertoyudo - Adipati Banyumas ke 4 (1620-1650)
14. Ngabehi Kalidetuk / Mertosuro II - Adipati Banyumas ke 3 (1601 - 1620)
15. Ngabehi Djanah / Mertosuro I - Adipati Banyumas ke 2 (1583 - 1600)
16. Raden Banyak Kumara - Adipati Mrapat / Banyumas ke 1 (1582 - 1583)
17. Raden Haryo Baribin, Putra Brawijaya IV dari istri Putri Pajang. Bersama Raden Angkawijaya / Alit -- saudara laki lakinya memimpin bersama di Majapahit dengan sebutan Ratu Kembar Brawijaya V

18. SRI TANJUNG RAJA MAJAPAHIT - BRAWIJAYA IV
Sedangkan garis silsilah TIDAK LANGSUNG atau melalui garis ibu ketika kakeknya Raden Tumenggung Mangkuprojo (Majapahit) menikah dengan neneknya Raden Ayu Djojoatmojo (Mataram Islam) dan dihitung dari bapak neneknya ini maka urutannya adalah:
4.a. Raden Ayu Djojoatmojo
4.b. R.M.T.A.A Djojodiningrat, Istri : K.P.A Ng Djojokoesoemo
4.c. Bendoro Pangeran Haryo Kertosono/Murdaningrat
4.e. Sri Sultan Hamengkubuwono II
4.f. Sri Sultan Hamengkubuwono I/Pangeran Haryo Mangkubumi/Raden Mas Sujono
4.g. Prabu Amangkurat IV (Mangkurat Jawi)/Raden Mas Suryaputra
4.h. Sinuhun Pakubuwono 1 (Pangeran Puger)
4.i. Sunan Prabu Amangkurat Agung/ Susuhunan Ing Alega (Raden Mas Sayidin)
4.j. SULTAN AGUNG - Sultan Mataram 1613-1645
Jadi, memang garis darah pemimpin itu tidak bisa benar-benar hilang. Tidak menipu dan tentu saja, ini adalah beban masa lalu sekaligus takdir tugas masa depan Prabowo Subianto untuk mengembalikan kejayaan negerinya dan leluhurnya lagi yang harus dijalani. Apa pun derita dan bahagianya.

Sandiaga Uno



Selain Prabowo, Salah satu pemuda yang kini menjadi sorotan publik karena prestasinya di bidang usaha adalah Sandiaga Uno. Sempat terpilih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, kini Sandi Uno lebih memilih jenjang karir yang lebih tinggi.

Namun tahukah, kalau Sandi Uno merupakan keturunan Raja di Sulawesi? Simak silsilahnya

Keturunan Raja Amai Pendiri Masjid Hunto Gorontalo



Pada tahun 1495, Kerajaan Palasa (Sulawesi Tengah), kedatangan rombongan yang dipimpin Raja Amai dari Kerajaan Hulonthalangi. Tamu dari kerajaan tetangga ini, bertujuan untuk melamar Puteri Raja Palasa, yang bernama Owutango.

Puteri Owutango ternyata menerima lamaran ini, dengan persyaratan mempelai pria yaitu Raja Amai, beserta seluruh keluarganya harus menganut agama Islam.

Selain itu, ia juga meminta kepada Raja Amai menjadikan penduduk Kerajaan Hulonthalangi menjadi penganut agama Islam sepenuhnya, dimana semua semua adat bersumber pada Al-Qur’an.

Raja Amai menyetujui persyaratan tersebut, bahkan sebuah masjid didirikan oleh Sang Raja, sebagai hadiah pernikahan. Masjid tersebut sampai sekarang masih berdiri, dikenal dengan nama Masjid Hunto Gorontalo.



Silsilah Keluarga Sandiaga Uno

Raja Amai dikalangan pemerhati sejarah, dikenal sebagai Penguasa Muslim pertama di daerah Gorontalo. Jejak Raja Amai mendirikan tempat ibadah, ternyata diikuti juga oleh anak keturunannya, yaitu Raja Botutihe.

Raja Batutihe yang merupakan Raja ke-10 Kerajaan Gorontalo, mendirikan Masjid Agung Baiturrahim, pada tahun 1728 M.



Berdasarkan silsilah keluarga Uno, Raja Batutihe (Sultan Batutihe), memiliki putera bernama Imam Podeita. Imam Podeita memiliki putera bernama Bila. Bila memiliki putera bernama Unonongo.

Unonongo memiliki putera bernama Uno atau yang dikenal sebagai Mufti Guru Uno. Melalui Multi Guru Uno inilah, asal dari marga Uno di Gorontalo, dimana salah seorang keluarga dari marga ini adalah Razif Halik Uno (Henk Uno), yang merupakan ayah dari pengusaha muda nasional Sandiaga Uno.


Berbagai Sumber